Jumat, 28 Juni 2013

EVIDENCE BASED PRACTICE (EBP )

      EBP pada setting Internasional berkembang di Amerika.
      Awal perkembangan EBP pada area pengobatan yaitu pengobatan berdasarkan fakta yang mendasari perkembangan EBP.
      Evaluasi terhadap kegagalan metode pengobatan yang telah dilakukan.
      Pertama kali didedikasikan melalui jurnal
      EBP dikembangkan di kanada 1980 yang menggambarkan strategi pembelajaran pada pendidikan McMaster  Medicine School.
      Pada bidang keperawatan EBP dikembangkan di kanada.
      Prinsip dasar EBP yaitu menggambarkan penerapan pada keperawatan baik secara umum maupun spesifik.
      Prinsip dasar EBP dapat diterapkan pada level individu ataupun level komunitas.
      Praktek keperawatan berdasarkan fakta ilmiah merupakan fenomena yang baik untuk dilakukan.
      Penggunaan hasil riset merupakan aplikasi dari EBP.
      EBP : praktek berdasarkan teori, expert opinion, pengetahuan  dan justifikasi klinik, studi penelitian.
Definisi
      EBP didefinisikan sebagai intervensi dalam perawatan kesehatan yang berdasarkan pada fakta terbaik yang didapatkan.
      EBP merupakan proses yang panjang, adanya fakta dan produk hasil yang membutuhkan evaluasi berdasarkan hasil penerapan pada praktek lapangan.
      EBP menyebabkan terjadinya perubahan besar pada literatur, merupakan proses yang panjang dan merupakan aplikasi berdasarkan fakta terbaik untuk pengembangan dan peningkatan pada praktek lapangan.
      Pencetus dalam penggunaan fakta menjadi pedoman pelaksanaan praktek dalam memutuskan untuk mengintegrasikan keahlian klinikal individu dengan fakta yang terbaik berdasarkan penelitian sistematik.
Penerapan EBP
Penerapan EBP berorientasi pada keperawatan meliputi:
      Fakta terbaik yang dihasilkan berbagai sumber
      Penggunaan hasil studi penelitian
      Fakta terbaik berdasarkan pengalaman dan keahlian terbaik.
      Fakta berdasarkan data-data dari leader di masyarakat.
Sistematik Review
      Adalah rangkuman dari fakta hasil riset yang berkaitan dengan masalah yang spesifik dan efek pada intervensi.
      Penelitian yang disertai dengan penggunaan metode yang teliti dan review literatur pada topik yang spesifik.
      Sifatnya lebih lengkap dan menghasilkan rangkuman dengan rekomendasi dan adanya kesimpulan untuk saran pada pelaksanaan praktek dalam rangka mendapatkan hasil terbaik.
Action Research
      Kolaborasi pada perkembangan pada penelitian tentang keadaan masyarakat dengan tindakan yang sistematik untuk mengatasi masalah yang spesifik.
      Fokus pada metode dan teknik penelitian untuk menjawab pertanyaan tentang riwayat penduduk, kultur yang berlaku serta kehidupan emosional masyarakat.
      Dapat menjawab kebutuhan masyarakat.
      Perpaduan metode kualitatif untuk interview individu dan fokus group dan metode kuantitatif untuk  sasaran klien.
Penggunaan Model
      Fokus pada pengembangan model di masyarakat
      Adanya tujuan yang jelas
      Menggambarkan adanya kekuatan dan pengambilan keputusan
      Adanya kerjasama antara masyarakat dan akademisi dalam melakukan kegiatan untuk menghasilkan suatu fakta yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelaksanaan EBP Pada Keperawatan
      Mengakui status atau arah praktek dan yakin bahwa pemberian perawatan berdasarkan fakta terbaik akan meningkatkan hasil perawatan klien.
      Implementasi hanya akan sukses bila perawat menggunakan  dan mendukung “pemberian perawatan berdasarkan fakta”.
      Evaluasi penampilan klinik senantiasa dilakukan perawat dalam penggunaan EBP.
      Praktek berdasarkan fakta berperan penting dalam perawatan kesehatan.
      Praktek berdasarkan hasil temuan riset akan meningkatkan kualitas praktek, penggunaan biaya yang efektif pada pelayanan kesehatan.
      Penggunaan EBP meningkatkan profesionalisme dan diikuti dengan evaluasi yang berkelanjutan.
      Perawat USA fokus untuk mempengaruhi kebijakan negara dalam penggunaan EBP dengan hasil evaluasi yang dapat meningkatkan kualitas praktek.
      Perawat membutuhkan peran dari fakta untuk meningkatkan intuisi, observasi pada klien dan bagaimana respon terhadap intervensi yang diberikan. Dalam tindakan diharapkan perawat memperhatikan etnik, sex, usia, kultur dan status kesehatan.
Hambatan Pelaksanaan EBP Pada Keperawatan
      Berkaitan dengan penggunaan waktu.
      Akses terhadap jurnal dan artikel.
      Keterampilan untuk mencari.
      Keterampilan dalam melakukan kritik riset.
      Kurang paham atau kurang mengerti.
      Kurangnya kemampuan penguasaan bahasa untuk penggunaan hasil-hasil riset.
      Salah pengertian tentang proses.
      Kualitas dari fakta yang ditemukan.
      Pentingnya pemahaman lebih lanjut tentang bagaimana untuk menggunakan literatur hasil penemuan untuk intervensi praktek yang terbaik untuk diterapkan pada klien.
      Program S2 akan berpartisipasi untuk pengembangan model praktek terbaik dengan penggunaan metode analisis ilmiah.

Perspektif EBP
      Cost vs quality
      What is evidence
      Individual differences
      Appropriate EBP methods
      Perawat membutuhkan pengetahuan dan pemahaman tentang EBP.
      Perawat berpartisipasi menggunakan hasil dalam praktek.
      Perawat aktif dalam program riset.
      Perawat menjadi leader dalam program EBP.
      Perawat perhatikan nilai pada praktek EBP.
      Perawat menggunakan pedoman klinik dalam melakukan praktek.

1 komentar:

  1. WynnBET Casino: Review and Login - JTM Hub
    WynnBET casino 태백 출장안마 has a nice selection of games, live dealers, 경상남도 출장안마 and video poker. The casino offers several games and 제주도 출장안마 a huge variety of 광명 출장마사지 ways 성남 출장안마 to get

    BalasHapus